Tiga trader dengan latar belakang berbeda. Satu sistem. Hasil yang berbicara sendiri.
Rizky sudah trading crypto selama 8 bulan sebelum menemukan GodMode. Modalnya Rp 1.500.000 dan selama itu ia sudah habis hampir Rp 800.000 karena kebiasaan entry berdasarkan feeling dan sinyal dari grup Telegram yang sering telat.
Rizky mulai free trial GodMode dengan setup berikut:
| Minggu | Total Sinyal | Eksekusi | Win | Loss | P/L |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 11 | 0 (observe) | — | — | Rp 0 |
| 2 | 9 | 6 | 4 | 2 | +Rp 88.000 |
| 3 | 12 | 9 | 7 | 2 | +Rp 174.000 |
| Total | 32 | 15 | 11 | 4 | +Rp 262.000 |
Dinda trading forex GBP/USD dan EUR/USD di MT5 sejak 1,5 tahun lalu. Modal awalnya $300, sudah dua kali kena margin call karena tidak punya acuan Stop Loss yang benar. Masalah tambahannya: broker MT5-nya punya harga yang berbeda dari chart referensi yang ia pakai — selisih ini terus bikin bingung harus pasang order di angka berapa.
Dinda menggunakan EUR/USDT sebagai proxy EUR/USD dengan setup berikut:
Fajar scalping BTC timeframe 1 menit, biasa trading malam hari mulai jam 21.00 sampai dini hari. Ia habiskan berjam-jam menatap chart — dan sering kehilangan sinyal bagus karena tidak fokus atau tertidur sesaat.
Mulai free trial 1 hari — gratis, tanpa kartu kredit. Lihat sendiri bagaimana GodMode bekerja untuk gaya tradingmu.